Kamis, 03 Desember 2009

ngajarin reza blog

khsgdhadfgadhfbkajfhkadhfaf 

Jumat, 13 Februari 2009

"Dek, boleh pinjem hpnya?"

"Dek, boleh pinjem hpny?"
...
kata-kata itulah yang dilontarkan seseorang kepada adik saya beberapa hari yang lalu. Dan sejak itu kehidupan adik saya telah berubah selamanya... jenggg jengg jenng jeenng *kilat menyambar*
Mangapa hidup adik saya berubah? karena setelah orang itu meminjam hape adik saya, hapenya ga pernah balik lagi alias dicuri!!!

Yah sekarang ini makin marak aksi kriminal yang berlandaskan hape.(?)
Well, jadi hari itu adik saya sedang menuju perjalanan pulang ke rumah sehabis bermain, tetapi di tengah jalan ia bertemu seseorang, dan ternyata orang itu adalahhhh ORANG JAHAT. Dengan lihainya tuh orang menghipnotis adek saya yang kebetulan sedang dalam keaadaan kosong(loh?).
Maksudnya, dia itu belum ngerti apa-apa, tapi seharusnya dia sudah ngerti apa-apa sekarang. Lha wong dia udah kelas 1 SMP..!?!?

Okay, Let's get back to trailer again...
Adek saya pertama disodori kata-kata seperti itu, lalu yaaa namanya dihipnotis, pasti adek saya menurut saja. setelah itu adek saya diminta menunjukan alamat oleh ORANG JAHAT itu tadi.
Dan setelah itu, adek saya dibonceng dengan motor ke arah Jatiwaringin. Bayangkan sodara-sodara, betapa jauhnya ORANG JAHAT tadi menyesatkan adek saya. Jarak Pondok Bambu ke Jatiwaringin kan lumayan.
Harus naek angkot 2 kali, udah gitu ditambah macet, ongkos yang melebihi 1000 rupiah...

Setelah sampai di Jatiwaringin, adek saya diturunkan, lalu ditinggal oleh ORANG JAHAT tadi.
Setelah itu baru adek saya sadar. Timbul berbagai pertanyaan di hatinya ,

"HAH!! aku dimana?" adek saya membatin

"Koq disini? harusnya khan gw ke rumah Lela, ngapel...!!!" adek saya tambah membatin.

dan begitulah hatinya membatin. YA enggak lah. Adek saya belum punya pacar. Meskipun ngakunya udah punya...

Setelah itu adek saya pulang naik angkot. Untungnya di saku jeansnya ia masih memiliki sedikit uang, jadi bisa pulang deh...

Setelah sampe di rumah ia segera menceritakan hal yang telah ia alami pada mama saya dan saya.
Tetapi anehnya tiada tampak perasaan menyesal, atau sedih di mukanya setelah ia mengalami peristiwa kehipnotisan hape tersebut. Mau tau kenapa???
pilih salah satu :
A. adek saya merasa senang karena akan dibelikan hape baru lagi oleh mama
B. adek saya merasa hapenya tiada berarti dibandingkan nyawanya yang selamat
C. adek saya mati rasa




Jawabannya :
Hape yang diambil itu adalah Hape yang harganya Di bawah 150 ribu....
yang kalau dijual ga lakuuuu...
udah gitu pulsa tiada berlaku......
Ya sudahlah biarlah berlalu...
heheeeeheheheheheheeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeee * evil laugh*


Bodoh ataukah kemiskinan lah yang telah menyebabkan seseorang menjadi tidak bisa mengidentifikasikan mana hape mahal atau hape murah?

Well, saya rasa pemerintah sekarang harus meningkatkan pendidikan ke semua lapisan masyarakat termasuk ORANG JAHAT tadi.

dan setelah itu hidup adek saya menjadi tenang, damai dan sejahtera selalu...


n.b saya tidak menyebutkan nama asli adek saya demi kenyamanan privasinya dan saya.
tapi anda semua bisa melihat foto adek saya...
silahkan menikmati...


adikku yang malang...

dan untuk kalian semua, segera kita tingkatkan kewaspadaan dimana saja,,,
agar tiada lagi hape yang menjadi korban...

Jumat, 30 Januari 2009

When Georgian meets Victorian

Helloooooo meet me, my name is Detti Apriliani Garniti. Salam kenal semua. Ini adalah postingan pertama saya.

I'm really exited to write about it.

Well, akhir-akhir ini saya sedang mood-moodnya tentang hal-hal berbau Old Inggris. Terutama Victorian. Sebenarnya sih dari dulu saya udah suka, cuma baru akhir-akhir ini mood saya balik lagi, im kinda moody person, But don't judge me anyway. Okay let,s get back to the trailer again.

Jadi Victorian itu adalah suatu masa di Inggris sana saat Queen Victoria memerintah, tepatnya pada Juni 1837 to Januari1901. Di masa itu banyak rakyat Inggris yang kaya dan makmur-makmur.

Sebenarnya terdapat banyak masa atau era di Inggris. seperti Tudor(1st), Elizabethan, Stuart dll. Biasanya era-era itu dinamai dengan nama King atau Queen Inggris pada masa itu.


Tapi walaupun sudah dinamai, banyak orang sering kecele membedakan satu sama lain.
Well,masa Tudor (awal) dimulai pada tahun 1485.

Contoh orang yang kecela adalah saya. Beberapa hari yang lalu saya menonton film yang berjudul Pride & Prejudice yang dari awal saya kira adalah film dengan setting Victorian. Ehhh, tenyata bukan. Pride & Prejudice merupakan film berseting akhir abad 18 atau era Georgian.

Dibintangi Keira Knightly(Elizabeth Bennet), Matthew Macfayden(Mr. Fritzwiliam a.k.a Mr. Darcy), dan Judy Dench(Lady Catherine, ingat bos agen 007?).
Diangkat dari novel yang berjudul sama karangan Jane Austen.
Ceritanya seputar pencarian suami untuk kelima
anak gadis Mr. and Ms. Bennet. Dikisahkan Mrs. Bennet sibuk mencari suami untuk kelima anak gadisnya yang menjelang dewasa. Sebenarnya Mrs. Bennet tak perlu repot-repot mencari suami untuk anak-anaknya. Namun karena Mr. Bennet sudah tua dan hanya meninggalkan sedikit warisan munculah ketakutanMrs. Bennet akan kehidupan ia dan kelima anaknya setelah ayahnya meninggal. Ditambah Mansion tempat mereka tinggal akan diambil oleh sepupu jauh mereka karena hak waris berada di tangannya.
Suatu hari datanglah bangsawan ke desa tempat keluarga Bennet tinggal. Dan bagai ketiban durian montong, Mrs. benet pun memperkenalkan anak-anaknya kepada bangsawan itu yang bernama Charles Bingley. Dan ternyata Charles Bingley sendiri jatuh cinta kepada anak pertama keluarga Bennet yaitu Jane.
ternyata Mr. Bingley tidak datang sendirian. Ia ditemani temannya yang bernama . Mr. Darcy,Duke of Pemberly. Mr. Darcy adalah orang yang tidak pandai bergaul, sehingga jarang sekali berbicara kepada orang yang baru dikenalnya. Tetapi saat bertemu Elizabeth, adik Jane bennet, hidupnya mulai berubah. Elizabeth sendiri awalnya sangat membenci Mr. Dracy karena ia melihat bahwa Mr. Darcy merupakan orang yang sombong dan angkuh. Namun prasangka buruknya segera luntur saat ia mulai mengenal Mr. darcy lebih dalam. Dan kita semua tahu bahwa mereka berduapun saling jatuh cinta, dan betapa happy ending akan muncul di cerita ini.
Dari Pride and Prejudice banyak kebiasaan-kebiasaan yang terdapat di era Georgian. Yaitu memanggil nama orang lain yang tidak dikenal dengan nama belakangnya saja. Sedangkan untuk orang yang telah kita kenal cukup lama atau teman kita boleh memanggilnya dengan nama depan saja.
well thats my first posting. c u...